
sehari kemarin teman ku datang kerumah ku dan terjadilah perdebatan kecil seputar masalah ditempat kerjanya. sungguh menarik, dia merasa tidak terlalu berkembang disana karena adanya sikap diskriminasi (menurut dia) namun dari kisahnya, saya menemukan beberapa hal yang belum dia lakukan untuk menghadapi politik kantor yang tidak bisa dia hindari. bahkan semua kantor memilikinya (menurut saya).
seperti artikel yang pernah saya baca dari pakar marketing marshall loeb dari the wall street journal, berikut ini yang saya katakan dalam menghadapi politik kantor dan mendapat dukungan rekan tanpa menjual prinsip kepada teman saya tersebut.
Observasi
Kenali budaya di tempat kerja anda dengan menanyakan pertanyaan kunci, seperti nilai-nilai yang berlaku, bagaimana keputusan diambil dan seberapa jauh perusahaan menoleransi sebuah resiko.
Bragging
Kuasai seni menonjolkan diri melalui berbagai prestasi atau percakapan anda dalam karier tanpa menimbulkan kesan sombong.
Jalin relasi
Jangan terlalu terikat dengan kelompok tertentu dikantor. Menyeberang ke kelompok lain merupakan strategi efektif untuk menjamin kelanggengan sukses dikantor.
Persuasive
Kembangkan gaya komunikasi asertid dan persuasive. Gunakan fakta dan contoh kasus yang solid untuk meraih perhatian rekan kerja dan atasan terhadap ide-ide kreatif anda.
dari semua point diatas, Persuasive adalah suatu kata yang paling saya suka. percaya atau tidak, sikap Persuasive adalah senjata paling ampuh. bagaimana cara melakukannya! diposting berikutnya saya akan membahas, bagaimana sikap Persuasive dapat mendongkrak karir anda.
0 comments:
Post a Comment